CLOCK & CALENDAR

Entri Populer

Komentar Postingan

BLOG REKAN UPTD

SP3 KAB BEKASI

Diberdayakan oleh Blogger.

PROFIL PUSKESMAS KARANG BAHAGIA 2010

Diposting oleh sp3puskesmskarangbahagia Rabu, 12 Mei 2010

PENDAHULUAN

Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ) merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan milik pemerintah. Puskesmas merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerja tertentu. Berdasarkan konsep dasar Puskesmas, maka Puskesmas mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan
b. Sebagai pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat
c. Sebagai pelayanan kesehatan strata pertama.
Dalam menjalankan fungsinya maka Puskesmas harus ditunjang dengan berbagai kegiatan antara lain adalah manajemen Puskesmas. Instrumen manajemen Puskesmas meliputi antara lain:
a. Perencanaan tingkat Puskesmas
b. Lokakarya mini Puskesmas
c. Evaluasi kinerja Puskesmas dan manajemen sumber daya Puskesmas.
Agar Puskesmas dapat membuat perencanaan kegiatan dengan baik maka di perlukan evaluasi dari kegiatan kegiatan Puskesmas, sehingga tercapainya tingkat kinerja Puskesmas yang berkualitas secara optimal dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerja. Selain itu Profil Kesehatan dapat di pakai sebagai alat untuk mengevaluasi kemajuan pembangunan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas.
Kebutuhan akan data dan informasi untuk menunjang Pembangunan di bidang Kesehatan semakin meningkat, seiring dengan berkembangnya permasalahan-permasalah kesehatan. Akan tetapi, pemanfaatan sistem informasi belum maksimal dalam penyusunan perencanaan, dan evaluasi program-program kesehatan. Oleh karena itu, keterpaduan antara program-program kesehatan dalam penyusunan perencanaan serta pelaksanaan masih perlu dimaksimalkan. Untuk itu di susunlah buku profil kesehatan Puskesmas Karang Bahagia tahun 2010 ini.
Data yang digunakan dalam penyusunan Profil Kesehatan Puskesmas ini, merupakan data data kegiatan program kesehatan di Puskesmas selama tahun 2010 yang bersumber dari SP3, dan pelaporan program lainnya. Sistem pencatatan pelaporan dan informasi kesehatan merupakan bagian dari rencana pokok pembangunan berwawasan kesehatan, untuk menunjang pelaksanaan manajemen dan pengembangan upaya kesehatan melalui penerapan teknologi yang efektif dan efisien.

GAMBARAN UMUM
A.Luas Wilayah dan Batas-Batas
Batas Wilayah Puskesmas Karang Bahagia Setelah pemekaran wilayah adalah sebagai berikut :
Sebelah utara : Kecamatan Sukatani
Sebelah Selatan : Kecamatan Cikarang
Sebelah Timur : Kecamatan Kedung Waringin
Sebelah Barat : Kecamatan Sukatani
Karena berada pada daerah kawasan pertanian akibatnya wilayah kerja Puskesmas Karang Bahagia menjadi spesifik terutama dalam hal perkembangan pembangunan yang pesat dengan mobilitas penduduk yang tinggi menyebabkan perkembangan masalah pola penyakit serta masalah masalah yang di timbulkannya.

B. Wilayah Administrasi
Wilayah Administrasi Puskesmas Karang Bahagia memiliki luas wilayah 37 km2 dengan 8 Desa. Desa Sukaraya. Karang rahayu, Karang Setia, Karang Anyar, Karang Sentosa, Karang Bahagia, Karang Satu dan Karang Mukti dengan 60 Rukun Warga (RW) serta 181 Rukun tetangga (RT).

C. Kependudukan
Sumber daya manusia merupaka potensi daerah yang paling penting, tentu harus didukung dengan kualitas yang memadai. Secara kuantitatif jumlah penduduk Puskesmas Karang Bahagia sebanyak 85.921 jiwa, laki-laki 40.556 jiwa, perempuan 45.365 jiwa. Dengan jumlah penduduk terbesar yaitu desa Sukaraya yaitu 27.240 jiwa.

D. Tingkat pendidikan
Pembangunan Bekasi pada umumnya cukup berhasil juga berdampak pada masyarakat Puskesmas Karang Bahagia dapat meningkatkan derajat pendidikan dan Kesehatan, hal ini ditandai dengan meningkatnya taraf pendidikan Formal masyarakat secara umum meningkatnya angka melek hurup.
Masyarakat yang sekarang makin majemuk mendorong pula kemampuan masyarakat dalam menyekolahkan anaknya sampai pada pendidikan tingkat atas sehingga membantu pula dalam perbaikan hidup secara keseluruhan

E. Lingkungan Fisik Dan Biologi
Tujuan pembangunan secara global adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sedangkan keberhasilan pembangunan itu dapat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimana untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010 Indeks Pembangunan Manusia harus 80. IPM dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu, daya beli masyarakat (ekonomi), derajat kesehatan dan pendidikan. Derajat kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor , seperti faktor ekonomi, sosial budaya dan salah satunya adalah faktor lingkungan.
Dalam rangka mewujudkan Pembangunan Kesehatan di Kab. Bekasi dan mencapai IPM 80, maka Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan dasar terdepan yang langsung berhubung dengan masyarakat, harus berupaya dalam melaksanakan fungsinya untuk lebih efektif dan responsif sebagai pusat kesehatan masyarakat dan sebagai penggerak peran serta masyarakat.
Puskesmas Karang Bahagia dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya selalu mengacu kepada pokok-pokok program kesehatan yaitu :
- Promosi Kesehatan
- KIA – KB
- Gizi
- Kesehatan Lingkungan
- P2P
- Pelayanan Kesehatan

Pada pelaksanaan program-program kesehatan tersebut, Puskesmas Karang Bahagia selalu berusaha memberikan pelayanan yang bermutu dan profesional sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada wilayah kerja.
Pencapaian IPM 80 yang dilakukan oleh Puskesmas Karang Bahagia dalam melaksanakan kegiatan, didukung oleh Visi dan Misi yang dapat dijadikan motivasi dalam menjalankan aktivitas.

VISI
“ PUSKESMAS SAHABAT MASYARAKAT DAN BEBAS FILARIA “
MISI
1. Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi untuk menciptakan pelayanan yang optimal.
2. Mengembangkan kreativitas dan meningkatkan profesionalisme petugas.
3. Menjalin kerja sama yang baik di wilayah kerja Puskesmas Karang Bahagia.

Puskesmas Karang Bahagia mempunyai “ MOTTO “

“ SALAM, SENYUM, SAPA, SIMPATIK“

Puskesmas Karang Bahagia juga mempunyai ” Nilai-Nilai Dasar ” yaitu :
1. Disiplin
2. Tanggung jawab
3. Profesionalisme
4. Kreativitas Kerja sama

0 komentar

Posting Komentar